Rabu, 22 Desember 2010

PSIKOLOGI KEPRIBADIAN



DEFINISI :

SUATU ORGANISASI YANG DINAMIS DARI SISTEM PSIKOFISIK INDIVIDU YANG MENENTUKAN TINGKAH LAKU DAN PEMIKIRAN INDIVIDU SECARA KHAS SEHINGGA IA DAPAT MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGANNYA  (ALLPORT,1951).


POLA PERILAKU BERPIKIR YANG  KHAS, YANG MENENTUKAN CARA ORANG TERSEBUT MENYESUAIKAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN (Attkinson).

Pengertian populernya: Kepribadian adalah kualitas seseorang yang menyebabkan ia disenangi atau tidak disenangi oleh orang lain.

KHAS : kecenderungan seseorang untuk bertindak atau berpikir secara tertentu, dalam situasi yang berbeda.


PERSONALITY-----Persona=topeng


                                                            PUBLIC PERSONALITY

PERILAKU

PRIVATE PERSONALITY    


PUBLIC PERSONALITY mencakup :
Ø  Pola berbicara
Ø  Cara kita membawa diri
Ø  Kecenderungan umum kita (pemurung/periang)
Ø  Cara kita bereaksi terhadap situasi yang mengancam
Ø  Sikap yang kita tampilkan

PRIVATE PERSONALITY mencakup :
Ø  Fantasi-fantasi kita
Ø  Pikiran-pikiran kita
Ø  Pengalamn yang tidak kita ceritakan kepada orang lain


FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEPRIBADIAN

a.            Faktor Bawaan (genetik)
o   Sifat-sifat fisik:kulit, rambut, warna mata
o   Ciri-ciri faal : cara berjalan, suara, kepekaan indera tertentu.
o   Struktur diri :Kepribadian, temperamen, suasana hati


b.            Faktor Lingkungan (pengalaman)
o   Attachment : kecenderungan bayi untuk mencari kedekatan dengan orang-orang tertentu dan terpenuhinya rasa aman dengan kehadiran mereka.
o   Kegagalan pada masa ini akan berlanjut ke masa berikutnya.
o   Pengaruh pengasuhan :
a.            Demokratif : pola kendali kombinasi pengasuhan dengan pemahaman dan keterlibatan berpusat pada anak. Anaknya jadi mandiri, tegas, termotivasi untuk maju dan berhasil secara sosial.
b.            Otoriter : orang tua semata-mata ingin menunjukkan kekuasaan tanpa adanya kasih sayang dan kehangatan dalam pengasuhan anak. Anaknya bertanggung jawab, tapi tidak memiliki motivasi untuk maju dan menarik diri secara sosial. 
c.             Permisif : keterlibatan orang tua sedikit dan tidak banyak menuntut pada anak. Anaknya menjadi tidak punya tanggung jawab, tidak kenal aturan, tidak dapat mengendalikan diri.
d.            Neglectful : orang tua yang hanya mementingkan kegiatan sendiri tanpa ikut dengan aktivitas anak. Anaknya cenderung tidak tertarik dengan sekolah dan tidak memiliki tujuan jangka panjang.



TIPOLOGI KEPRIBADIAN MANUSIA

A.                                   TIPOLOGI C.G.JUNG
Ada 3 tipe kepribadian manusia : Introvert, extrovert dan ambivert

v  Introvert adalah tipe kepribadian individu yang minatnya lebih mengarah ke dalam pikiran dan pengalaman sendiri. Introvert bersifat tertutup, suka memikirkan diri sendiri,tidak terpengaruh pujian, banyak fantasi,tidak tahan kritik, mudah terseinggung, sukar bergaul, sukar dimengerti orang lain, 
v  Extrovert adalah tipe kepribadian yang dipengaruhi oleh dunia luar. Orang extrovert bersikap terbuka,lincah dalam pergaulan, riang, ramah, mudah berhubungan dengan orang lain, kebal terhadap kritik, ekspresi emosinya spontan.
v  Ambivert adalah tipe kepribadian yang memiliki kedua tipe dasar.

B.      Untuk memahami sifat dasar kita, perlu diketahui pengelompokan kepribadian atau watak yang mula – mula ditetapkan oleh Hippocrates. Antara lain :
1. Tipe Kepribadian Sanguinis
Tipe ini paling baik dalam hal berurusan dengan orang lain secara antusias; menyatakan pemikiran dengan penuh gairah; memperlihatkan perhatian. Kelemahan tipe ini adalah berbicara terlalu banyak; mementingkan diri sendiri; sulit berkonsentrasi; kurang disiplin.
2. Tipe Kepribadian Melankolis
Tipe ini paling baik dalam hal mengurus perincian dan pemikiran secara mendalam, memelihara catatan, bagan dan grafik; menganalisis masyarakat yang terlalu sulit bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah mudah tertekan; menunda – nunda suatu pekerjaan; mempunyai citra diri yang rendah; mengajukan tuntutan yang tidak realistis pada orang lain.
3. Tipe Kepribadian Koleris
Tipe ini paling baik dalam hal pekerjaan yang memerlukan keputusan cepat; persoalan yang memerlukan tindakan dan pencapaian seketika; bidang-bidang yang menuntut kontrol dan wewenang yang kuat. Kelemahan tipe ini adalah tidak tahu bagaimana cara menangani orang lain; sulit mengakui kesalahan; sulit bersikap sabar; terlalu pekerja keras.
4. Tipe Kepribadian Phlegmatis
Tipe ini paling baik dalam posisi penengahan dan persatuan; badai yang perlu diredakan; rutinitas yang terus membosankan bagi orang lain. Kelemahan tipe ini adalah kurang antusias; malas; tidak berpendirian; sering mengalami perasaan sangat khawatir, sedih dan gelisah.
Setelah kita mulai memahami perbedaan-perbedaan dalam watak dasar kita, hal itu menyingkirkan tekanan dari hubungan antar manusia. Kita bisa saling melihat kepada perbedaan lainnya dengan cara yang positif dan tidak berusaha membuat setiap orang jadi seperti kita.

Cara-cara untuk menyesuaikan diri dengan tipe :

1. Tipe Sanguinis
·         Jangan mengharapkan mereka mengingat janji pertemuan/tepat    pada waktunya.
·         Sadarilah mereka bicara tanpa berpikir lebih dulu.
·         Sadarilah bahwa mereka bermaksud baik.
·         Terimalah kenyataan bahwa mereka mendapat kesenangan dari apa yang akan memalukan orang lain.
2.Tipe Melankolis
·         Ketahuilah bahwa mereka sangat perasa dan mudah sakit hati.
·         Sadarilah bahwa mereka diprogram dengan sikap pesimistis.
·         Pujilah mereka dengan tulus dan penuh kasih sayang.
·         Terimalah kenyataan bahwa kadang-kadang mereka menyukai kesunyian.
3.Tipe Koleris
·         Akuilah bahwa mereka berbakat memimpin.
·         Ketahuilah bahwa mereka tidak bermaksud menyakiti. Sadarilah bahwa mereka tidak penuh belas kasihan.
·         Ketahuilah bahwa mereka selalu benar.
4.Tipe Plegmatis
·         Sadarilah mereka memerlukan motivasi langsung.
·         Bantulah mereka menetapkan tujuan.
·         Jangan mengharapkan antusiasme.
·         Doronglah mereka untuk menerimatanggungjawab.

Kita akan bersenang-senang dengan orang Sanguinis, yang mengeluarkan antusiasme. Kita akan semis dengan orang Melankolis, yang berusaha mengejar kesempurnaan dalam segala hal. Kita akan maju ke depan bersama orang Koleris, yang dilahirkan dengan bakat pemimpin. Kita akan rileks dengan orang Phlegmatis, yang dengan bahagia menerima kehidupan. Seseorang mungkin saja tidak murni memiliki 1 tipe tertentu, tetapi gabungan antara beberapa tipe namun tetap memiliki sebagian besar/kecenderungan pada 1 tipe tertentu.

Ada 6 tipe kepribadian yang dikaitkan dengan pekerjaan, antara lain :
1. Tipe Realistik
Orang yang menyukai aktivitas di luar ruangan. Mereka sering menganggap tidak begitu penting bersosialisasi dan lebih suka bekerja sendiri. Jika harus bekerja dalam tim, ia lebih suka dengan orang yang setipe. Orang ini tidak suka bergosip dan hanya berkonsentrasi pada tugasnya. Tipe ini tidak pernah melimpahkan pekerjaannya pada orang lain.
2. Tipe Investigatif
Orang selalu tertarik pada gagasan dan ide-ide. la merasa membuang waktu dengan masalah yang melibatkan emosi. Tipe ini sering berkonflik dengan orang yang biasa bergosip.
3. Tipe Artistik
Orang yang senang dengan ide-ide dan materi untuk diekspresikan dengan cara yang unik. Tipe ini sangat menghargai kebebasan. Sayangnya, tipe ini rentan jadi santapan gosip karena caranya yang unik dan sering menimbulkan interpretasi yang biasa.
4. Tipe Sosial
Orang yang berorientasi untuk dan dengan orang lain. Tipe ini cenderung mempunyai orientasi untuk menolong, memelihara dan mengembangkan orang lain. Karena kepekaan dan kepeduliannya, orang ini seorang mengurus hal-hal yang terlalu pribadi. Bila tidak diimbangi dengan kematangan, ia mudah tergelincir untuk menjadi penggosip.
5. Tipe Wiraswasta
Orang yang lebih berorientasi pada ‘orang’ daripada gagasan. la mendominasi orang lain untuk mencapai tujuannya. la pintar mengatur kerja orang lain, mempersuasi orang dan bernegosiasi. Kemampuan bicaranya sangat diperlukan, biasanya ia menunjukkan sifat bossy dan pemarah di lingkungan kerjanya.
6. Tipe Konvensional
Orang ini biasanya berfungsi paling baik dalam lingkungan dan pekerjaan yang terstruktur dengan baik serta memerlukan keletihan. la biasanya tidak suka bekerja dengan ide-ide dan orang lain.
Setelah mengetahui tipe dan karakteristik kita dan teman sekerja, kita akan memiliki kiat dalam menghadapi teman kerja yang mempunyai sifat-sifat kurang menyenangkan, yaitu:
1. Menghadapi si penggosip, sebaiknya kita jangan terpancing dengan memberikan reaksi yang sama. Justru tonjolkan sifat tipe investigatif/realistik kita sehingga ia merasa sia-sia bergosip, karena kita lebih memfokuskan perhatian pada pekerja.
2. Menghadapi si pemalas, jika tidak termasuk pada tipe kepribadian sosial hubungan ini akan saling melengkapi. Namun, bila kita bukan tipe ini hendaknya ekspresikan secara terbuka. Usahakan lebih asertif mengenai keberatan kita terhadap sifatnya dengan cara yang tidak menyinggungnya.
3. Menghadapi si bossy, padahal ia bukan atasan kita. Ini mungkin paling menyebalkan. Orang dengan sifat ini biasanya kurang memiliki quality feeling. Kita sedapat mungkin menyentuh aspek afektuhya, Dekati secara individu dan nyatakan bahwa dia sebenarnya teman yang sangat menyenangkan bila diiringi perilaku saling membantu.
4. Menghadapi si pemarah. la sangat perfect, menuntut orang sesempuma mungkin saling mudah kecewa dan frustasi. Marah adalah salah, emosi jika sedang meluap. Percuma Anda mendebatnya, walaupun Anda dalam posisi benar. Tunggu hingga ia benar-benar dalam keadaan stabil, lalu nyatakan pendapat Anda. Bila memungkinkan, evaluasi kejadian tersebut sehingga timbul in sight. Bila perlu sarankan dia untuk mengikuti training manajemen stres yang sedang populer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar